Jujur ya. Jadi ibu itu capek, tapi aku tetap jalan
Jujur ya… jadi ibu itu capek.
Capek yang kadang gak sempat diceritakan, cuma dipendam sambil tetap jalan.
Dari mencuci pakaiannya,
memasak makanannya,
menyuapi dengan sabar,
sampai menemani dia bermain tanpa jeda.
Rutinitas yang berulang,
kadang bikin lelah sampai hati ikut diam.
Tapi anehnya…
setiap dia bangun, lihat kita, lalu senyum kecil itu muncul—
capeknya pelan-pelan luruh.
Mungkin ini bukan tentang kuat.
Tapi tentang cinta yang bikin kita tetap lanjut,
meski pelan.


































































































