Jadi hari ini diingetin sama arsip di tiktok 2 tahun lalu.
Bermula dari dapet notif dari salah satu aplikasi kesehatan yg lucu bgt nanyain katanya “kamu butuh teman ngobrol?” secara tiba2, terus isenglah aku cobain konsul, ku jelaskan semua yg aku rasain, dan taraaa akhirnya di judge bipolar afektif.
Agak kaget bgt, apakah aku se stress itu ya? Ku pikir level ku ga akan sampe sana.
Gejala2 yg aku alamin ini muncul mungkin karena status baru ku menjadi ibu baru selama 6 bulan, serta kurangnya dukungan2 dari orang terdekat (selain suami). Memang pula aku tumbuh dari keluarga broken, jadi bener2 ga punya siapa2 buat di support hehe sedih ya, itulah hidup.
Aku dari orang yg sehari2 biasanya kerja, selalu ketemu orang2 baru, aktivitas yg produktif, semenjak jadi full time mom di bulan ke 6 itu aku mulai ngerasain bgt kesepiannya, suntuk dirumah terus, sedih liat perubahan fisik yg naik 10kg after melahirkan.
Tapi alhamdulillah semua itu bisa terlewati sampe akhirnya hari ini aku udah menjadi orang yg cheerfull kembali (insyaallah).
... Baca selengkapnyaGangguan bipolar afektif, yang dikenal dengan kode F31, adalah kondisi kesehatan mental yang ditandai dengan perubahan mood ekstrem yang meliputi episode mania dan depresi. Dalam pengalaman sebagai ibu baru, faktor stres tambahan seperti perubahan hormon, kelelahan, dan isolasi sosial dapat memicu munculnya gejala ini.
Misalnya, seorang ibu yang baru melahirkan mungkin merasa kesepian dan suntuk akibat berkurangnya interaksi sosial serta kegiatan produktif yang biasa dilakukan sebelumnya. Hal ini diperkuat jika dukungan dari keluarga atau lingkungan sekitar kurang memadai. Rasa sedih yang mendalam, perubahan fisik seperti kenaikan berat badan, dan kesulitan mengatur emosi bisa menjadi tanda peringatan gangguan bipolar.
Penting untuk memahami bahwa gangguan bipolar afektif bukanlah tanda kelemahan pribadi, melainkan kondisi medis yang memerlukan perhatian khusus. Menggunakan layanan seperti aplikasi kesehatan mental dan berkonsultasi dengan dokter atau psikolog bisa sangat membantu. Misalnya, obat untuk menstabilkan mood yang diresepkan dokter dapat membantu pasien agar dapat berpikir lebih jernih dan mengurangi risiko episode depresi yang berat.
Selain pengobatan, dukungan sosial sangat vital. Membuka komunikasi dengan pasangan, keluarga, atau komunitas ibu dapat meningkatkan semangat dan mengurangi rasa sendiri. Banyak ibu yang mengalami masa-masa sulit serupa dan berbagi pengalaman di forum atau komunitas daring, seperti #fulltimemom, yang memberikan rasa kebersamaan dan dukungan emosional.
Mengenali tanda-tanda gangguan bipolar dan mendapatkan bantuan sejak dini sangat penting untuk menghindari komplikasi lebih lanjut. Perubahan suasana hati yang ekstrem, sulit tidur, kehilangan minat pada aktivitas sehari-hari, dan perasaan putus asa adalah sinyal untuk mencari pertolongan profesional.
Tetaplah optimis dan terus semangat seperti pengalaman positif yang diceritakan, bahwa setiap tahap pasti bisa dilewati dengan kasih sayang diri dan dukungan dari orang-orang terdekat. Ingatlah bahwa kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik, terutama bagi ibu baru yang sedang beradaptasi dengan peran barunya.
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩
🍋 Welcome to Lemon8! 🍋 Seneng banget lihat kamu posting! 🎉 Dapatkan tips agar konten kamu makin populer dengan follow @Lemon8Indonesia! Yuk posting lebih banyak konten lainnya! 🤩