... Baca selengkapnyaKarena banyak yang penasaran soal Beaudesoul Tea untuk usia berapa dan gimana cara nyisipinnya ke diet harian, aku coba share panduan versi pengalamanku sendiri.
Pertama, soal usia. Menurutku, teh apa pun (termasuk Beaudesoul Tea) paling aman dikonsumsi mulai usia remaja akhir (17–18 tahun ke atas), dan itu pun harus lihat kondisi badan dulu. Kalau masih di bawah itu, mending fokus ke pola makan seimbang, tidur cukup, dan olahraga, jangan buru-buru andalkan minuman pelangsing atau detox. Bahkan untuk yang sudah dewasa, aku pribadi selalu cek dulu: ada maag parah atau nggak, sering jantung berdebar nggak, lagi hamil/menyusui atau nggak. Kalau iya, aku cenderung menghindari atau konsultasi dulu ke tenaga medis.
Di diet journey-ku yang range-nya 1400–1500 kalori per hari, aku treat Beaudesoul Tea lebih ke minuman pendamping, bukan "obat kurus" utama. Misalnya, pas pagi aku biasanya sarapan burger abang-abang, risoles, dan es kopi Jago botolan. Di hari lain, kalau mau minum Beaudesoul Tea, aku biasanya ganti kopi susu manis dengan teh ini supaya kalori dari gula minuman agak berkurang. Jadi bukan ditambah di atas es kopi, tapi tukar pilihan minuman.
Buat kamu yang usianya sudah di atas 20-an dan pengen coba, beberapa hal yang aku perhatiin:
1. Mulai dari 1 gelas dulu per hari, jangan langsung sering. Lihat reaksi badan: perut kembung nggak, BAB jadi terlalu sering nggak, atau malah pusing.
2. Jangan diminum dalam keadaan perut super kosong, terutama kalau kamu sensitif. Biasanya aku minum setelah makan siang ringan, misal setelah menu kayak nasi setengah porsi, tumis kangkung, cumi asin balado, dan tahu. Jadi perut udah ada isinya.
3. Tetap hitung total kalori harianmu. Walaupun teh kelihatannya "ringan", kadang ada campuran lain (gula/madu) yang menambah kalori. Aku yang targetnya 1500 kal harus pinter-pinter ganti: kalau sudah minum teh manis, malamnya kurangi camilan manis seperti cookies homemade.
Untuk kamu yang baru mulai diet journey kayak aku (target turun sampai 75 kg sebelum November 2025), saran jujurku: jadikan Beaudesoul Tea hanya bonus, bukan senjata utama. Fokus di pola makan terukur kayak yang aku catat: nasi setengah porsi, banyakin sayur (daun pepaya pedas, tumis kangkung), dan protein dari ayam rica-rica atau tahu/tempe. Minumnya air putih tetap nomor satu, lalu kalau mau, Beaudesoul Tea cukup 1–2 kali seminggu dulu.
Kalau usiamu masih belasan dan masih ragu, lebih baik tahan dulu dan perbaiki dulu kebiasaan makan dan aktivitas fisik. Nanti kalau sudah cukup usia dan sudah paham cara dengar sinyal tubuh sendiri, baru pertimbangkan minuman tambahan seperti Beaudesoul Tea dengan lebih bijak.