Alexa: Misi Natal di Benua Biru (2 epi 14)
[DISCLAIMER: Cerita ini adalah karya fiksi murni dan imajinasi kolektif. Nama karakter, plot, dan peristiwa di dalamnya tidak ada kaitannya dengan dunia nyata. Gambar yang menyertai cerita ini adalah ilustrasi fiksi dengan watermark 'by CR'.]
✨Bab 14: Pelarian di Bawah Cahaya Bulan Roma
Perisai energi Pito berpendar biru terang, menahan tembakan laser dari agen musuh. Alexa dengan cepat mencabut drive yang sudah selesai memproses data 100%.
"Pito, kita tidak bisa bertahan di sini lebih lama! Cari jalan keluar lain!" seru Alexa sambil memasukkan laptopnya ke dalam ransel.
"Mendeteksi lubang ventilasi tua di atas rak arsip! Itu terhubung langsung ke atap Castel Sant'Angelo!" jawab Pito.
Alexa memanjat rak besi dengan lincah, sementara Pito melepaskan bom asap mini untuk mengalihkan pandangan musuh. Mereka merangkak melalui lorong sempit yang berdebu hingga akhirnya muncul di puncak kastil, tepat di bawah patung Malaikat Agung Michael yang raksasa.
Di bawah sana, kota Roma terlihat indah dengan kerlap-kerlip lampu Natal, namun di setiap sudut jalan, mobil-mobil hitam musuh sudah mengepung.
"Kita terjebak, Pito!" Alexa menatap ke bawah.
Tiba-tiba, suara deru mesin helikopter terdengar. Sebuah helikopter tanpa logo berwarna perak muncul dari balik bayang-bayang katedral. Alexa bersiap untuk berlindung, mengira itu musuh, namun sebuah tali tangga dijatuhkan.
"Alexa! Cepat naik!" teriak sebuah suara melalui pengeras suara.
Alexa terkejut. Itu bukan suara ayahnya, melainkan suara Ibu Rose White! Ternyata dia berhasil lolos dari Zurich dan menyewa bantuan agen lokal di Italia.
Dengan sisa tenaga, Alexa melompat dan meraih tangga tali tersebut. Helikopter pun segera melesat menjauhi kastil, tepat saat para pengejar tiba di atap.
"Data itu sudah aman, Ibu?" tanya Alexa sambil mengatur napas saat sudah berada di dalam helikopter.
"Sedang dalam proses pengiriman ke markas besar Interpol," jawab Ibu Rose White sambil membalut luka di lengannya. "Tapi kita punya masalah baru. Pemimpin 'Tangan Hitam' ada di sebuah vila rahasia di pinggiran Roma, dan dia memegang satu-satunya kode untuk membatalkan serangan siber yang akan mematikan seluruh listrik di Eropa tepat pada malam Natal!"
Alexa menatap ke luar jendela. Waktu tinggal 48 jam menuju tanggal 25. "Maka kita harus menghentikannya sebelum lampu Natal di seluruh dunia padam."#lemon8indonesia #GoodBye2025 #alexasaraphine #TakutDosa #ceritafiksi











































